Merek China Mulai Pakai Desainer Otomotif Dunia

Wuhan, KompasOtomotif – Selama ini, mobil-mobil buatan China kerap menjadi bahan celaan atau tertawaan ketika ikut unjuk kebolehan di ajang pameran otomotif internasional. Pabrikan China hanya mengandalkan desainer lokal yang minim pengalaman bekerja di dunia otomotif global, sehingga hasil karyanya kerap mengecewakan.

Kini situasinya diprediksi berubah. Merek-merek China mulai berbenah dan tidak segan-segan untuk mengimpor desainer terampil dan lebih berpengalaman dari negara lain. Posisi desainer impor ini akan dijadikan mentor para profesional muda lokal China untuk menggulirkan program yang sudah disiapkan masing-masing perusahaan.

“Mobil China, sebelumnya, merupakan gurauan. Dan sekarang sudah tidak lagi. Perusahaan China terus menunjukkan perkembangan masif. Warga internasional lebih terbuka dengan tantangan sementara China tidak mau kehilangan wajahnya,” jelas James Hope, yang didatangkan sebagai Kepala Desain oleh Chery Automobile Company sejak tiga tahun lalu, dilansir Automotive News (1/11/2014).

Produsen lokal lain, Zhejiang Geely Holding Group Company juga sudah mempekerjakan Peter Horbury untuk memimpin tim desain global perusahaan sejak 2011. Tahun lalu, perusahaan menambah satu orang lagi, Guy Burgoyne dari General Motors untuk memimpin rumah desain di Shanghai.

“Dua tahun lalu, Geely belum punya departemen desain yang terorganisasi. Mereka semula melihat desain sebagai komoditas. Kini kami mencoba mencari tenaga kerja sesuai spesifikasi kami,” jelas Burgoyne. Geely mempekerjakan 100 orang di pusat desain di Shanghai, terdiri dari 18 orang asing termasuk Burgoyne, yang berkebangsaan Inggris.

Baik Chery dan Geely punya target menjadi salah satu merek penyemaran merek global dan mereka berharap bisa menyaingi dari segi desain dalam kompetisi internasional. Kreativitas, diharapkan tidak juga diimpor secara cuma-cuma dari luar China. Para desainer asing yang bekerja di perusahaan lokal diharapkan bisa membawa beberapa ide otentik desainer China ke mata dunia.

%d blogger menyukai ini: